Resmi Berlaku, Berikut Peraturan Baru FIFA Dalam Sepak Bola

Olahraga sepak bola merupakan salah satu olahraga yang paling digemari di seluruh penjuru dunia. Bahkan, kini olahraga yang identik dengan si kulit bundar tersebut menjadi industri yang menjanjikan. Hal tersebut membuat FIFA selaku badan organisasi sepak bola tertinggi di dunia terus melakukan inovasi dan penyempurnaan game play olahraga sejuta umat ini.
Untuk mencapai kesempurnaan tersebut, belum lama ini IFAB atau International Football Association Board mencetuskan peraturan baru. Peraturan tersebut lebih terkait pada regulasi permainan di lapangan. IFAB mengemukakan setidaknya ada lima hal penyempurnaan regulasi yang baru. Berikut ini merupakan regulasi terbaru yang akan diterapkan pada seluruh sepak bola musim depan.


Regulasi Sepak Bola Terbaru FIFA

1. Tendangan Penalti
Regulasi yang pertama adalah terkait tendangan penalti. Peraturan FIFA terkait tendangan penalti sebelumnya mengatakan bahwa bola hasil tendangan penalti yang gagal dapat dimanfaatkan kembali oleh pemain untuk mencetak gol. Namun, pada peraturan FIFA yang terbaru, hal tersebut sudah tidak diperbolehkan lagi untuk dilakukan.
Untuk peraturan terbaru FIFA, jika kiper mampu menahan tendangan penalti yang dilakukan oleh lawan dan bola kembali bergulir di lapangan permainan maka wasit akan segera meniupkan peluit tanda dihentikannya pertandingan. Kemudian, bola tersebut akan diberikan kepada sang kiper untuk dilakukan tendangan gawang biasa.

2. Tempat Pergantian Pemain
Jika sebelumnya setiap terjadi pergantian pemain diharuskan menuju sisi pinggir lapangan kedua tim maka peraturan terbaru mengatakan hal yang berbeda. Pada peraturan FIFA terbaru mengatakan bahwa nantinya pemain di lapangan yang digantikan dapat meninggalkan lapangan dari sisi mana saja.
Pembaharuan regulasi ini didasarkan pada sering disalahgunakannya pergantian pemain untuk mengulur waktu pertandingan. Dengan dibuatnya peraturan ini diharapkan kedua tim yang bertanding dapat bermain dengan lebih adil dan menjunjung tinggi jiwa sportivitas.

3. Pagar Betis
Peraturan FIFA yang terbaru juga akan menerapkan kebijakan terhadap tendangan bebas atau free kick. Menurut peraturan terbaru, tidak akan ada lagi pagar betis yang diperbolehkan bergerak ketika sang penendang akan melakukan tendangan. Sebenarnya, peraturan ini sudah coba diterapkan dalam beberapa pertandingan musim lalu. Namun, karena belum bersifat resmi peraturan ini sering diabaikan oleh pemain.

4. Kartu Hukuman Untuk Pelatih
Pelatih juga tidak luput dari pembentukan regulasi FIFA terbaru ini. IFAB dan juga FIFA telah menyetujui sebuah peraturan yang ditujukan untuk pelatih di luar lapangan. Nantinya, para pelatih juga dapat memperoleh kartu kuning ataupun merah jika melakukan tindakan protes secara berlebihan kepada sang pengadil di lapangan.
Pada peraturan sebelumnya, para wasit hanya melakukan pengusiran tanpa memberikan kartu kepada pelatih yang melakukan tindakan protes berlebihan. Namun, untuk musim depan para pelatih harus lebih hati-hati dan menjaga sikap agar tidak mendapatkan ganjaran kartu dari sang pengadil pertandingan.

5. Gol Mengenai Tangan
Peraturan baru lainnya yang akan diterapkan pada sepak bola musim depan adalah terkait gol dengan menggunakan tangan. Jika pada sebelumnya gol yang mengenai tangan masih dapat diperdebatkan maka pada peraturan terbaru, gol yang terjadi karena menyentuh tangan akan dibatalkan. Bagaimanapun situasinya, gol yang disebabkan karena tangan tidak akan dianggap baik secara sengaja maupun tidak.

Apabila sang wasit luput, gol tersebut akan tetap dibatalkan jika terbukti mengenai tangan sang pemain. Peraturan ini tentu menjadi penegas atas seringnya perdebatan yang terjadi karena gol mengenai tangan pemain. Secara umum, peraturan terbaru ini mulai diterapkan sejak tanggal 1 Juni 2019 yang lalu.

FIFA sebagai induk sepak bola terus berbenah untuk mendapatkan pertandingan bola yang lebih adil. Sebelum merilis regulasi terbaru di atas, FIFA telah menghadirkan berbagai inovasi mulai dari teknologi goal line, wasit ketiga, dan juga VAR. Sayangnya, upaya FIFA tersebut masih banyak dikritik oleh penggemar dan pengamat bola karena dinilai malah mengurangi seni dari sepak bola itu sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *